MUBES, WADJO INSTITUTE BERUBAH JADI YAYASAN

Sengkang,– Musyawarah Besar (Mubes) ke II Wadjo Institute yang diselenggarakan di sengkang, Ahad (29/07/2019).

 

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berdiri sejak sepuluh tahun lalu ini, lebih fokus pada  kegiatan-kegiatan pengembangan sumber daya manusia dan pendampingan, Berbagai kegiatan telah dilakukan seperti pembinaan pemuda, riset dan pengembangan desa. Beberapa tahun terakhir melaksanakan kerjasama dengan FIK ORNOP SULSEL dan Hivos-MACV untuk membantu pemerintah desa  dalam hal penyiapan data potensi desa. Selain ini, Wadjo Institute bekerjasama dengan pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo untuk penyiapan naskah akademik berbagai rancangan peraturan daerah (ranperda) Kabupaten Wajo.

 

Kegiatan Mubes kali ini miliki tiga agenda pokok yakni melakukan pleno pertanggungjawaban pengurus, pembahasan AD/ART dan melakukan pemilihan pengurus untuk masa jabatan lima tahun. Hal tersebut diungkap oleh ketua panitia Amiruddin disela acara yang sementara berlangsung pada salah satu aula rumah makan jetpur.

 

“Kita bersyukur karena sudah berlangsung dua sesi, keputusannya pertanggungjawaban pengurus tidak ada masalah dan badan hukumnya telah disepakati bahwa Wadjo Institute akan berstatus yayasan, sisa menunggu proses pemilihan pengurus”. Jelas Amiruddin

Comments are closed.